18 April 2015

Rayleigh, Penerima Nobel Fisika 1904: Bangsawan dengan Masa Kecil yang Sakit-sakitan

Ads by Google

Lord Rayleigh, penerima hadiah nobel fisika untuk tahun 1904
John William Strutt, Baron Ketiga Rayleigh, dilahirkan pada tanggal 12 November tahun 1842 di Langford Grove, Maldon, Essex. Dia adalah putera dari pasangan John James Strutt, Baron kedua, dan istrinya, Clara Elizabeth La Touche, yang merupakan putri sulung Kapten Richard Pastor, RE. John William Strutt atau yang lebih populer dengan nama Rayleigh adalah salah satu dari sedikit bangsawan tinggi yang memiliki ketenaran sebagai seorang ilmuwan yang luar biasa.

Sejak masa pertumbuhan hingga masa remajanya, Rayleigh merupakan seseorang dengan fisik yang lemah; pendidikannya berulang kali terganggu oleh masalah kesehatan yang dialaminya, dan orang-orang pada masa itu meragukan kemungkinan Rayleigh untuk dapat tumbuh dewasa. Setelah masa penyakitan yang dialaminya di Eton pada usia 10 tahun, hampir semua usia sekolahnya dihabiskannya di sekolah sanatorium, tiga tahun di sebuah sekolah swasta di Wimbledon, pernah berada di Harrow dalam waktu yang singkat, Rayleigh akhirnya menghabiskan waktu empat tahun bersama George Townsend Warner (1857) yang mengambilnya sebagai murid di Torquay.

Pada tahun 1861 Rayleigh masuk di Trinity College, Cambridge. Di tempat tersebut, Rayleigh mulai mempelajari matematika. Pada awalnya Rayleigh tidak termasuk di antara orang-orang yang memiliki prestasi yang terbaik pada zamannya, tapi kemampuan luar biasa yang dimiliknya segera membuat dia dapat menyalip para pesaingnya tersebut. Dia lulus dalam Matematika Tripos pada tahun 1865 sebagai Wrangler Senior dan peraih penghargaan Smith. Pada 1866 Rayleigh kemudian memperoleh beasiswa di Trinity yang diterimanya hingga tahun 1871, tahun pernikahannya.

Serangan demam rematik yang parah pada tahun 1872 membuatnya harus menghabiskan musim dingin di Mesir dan Yunani. Begitu kembali dari Mesir dan Yunani, tak lama kemudian ayahnya meninggal dunia (pada tahun 1873) sehingga dia menggantikannya menjadi Baron. Sebagai Baron, Rayleigh menetap di tengah-tengah keluarganya, di Terling Place, Witham, Essex. Pada saat itu, Rayleigh menyadari bahwa dirinya mau tak mau harus mencurahkan sebagian besar waktunya untuk mengelola perkebunannya yang luasnya kurang lebih 7000 hektar. Kombinasi antara pengetahuan ilmiah umum dengan kecerdasan dan pengetahuan tentang pertanian yang dimilikinya menyebabkan proses pengelolaan perkebunannya semakin berkembang seiring dengan perjalanan waktu. Namun demikian, pada tahun 1876 ia melimpahkan seluruh pengelolaan tanah perkebunan tersebut kepada adiknya.




Sejak saat itu, ia pun bisa mencurahkan waktunya secara penuh untuk bidang ilmu pengetahuan. Pada tahun 1879 ia ditunjuk menjadi Profesor Fisika eksperimental mengikuti jejak James Clerk Maxwell dan menjadi Kepala Laboratorium Cavendish di Cambridge. Pada tahun 1884 Rayleigh meninggalkan Cambridge untuk melanjutkan eksperimen yang dikerjakannya di negara asalnya di Terling, Essex. Pada tahun 1887-1905 Rayleigh menjadi seorang Profesor Filsafat Alam di Royal Institution of Great Britain, menjadi penerus Tyndall.

Selama enam tahun, Rayleigh menjabat sebagai Presiden Komite Pemerintah tentang Bahan Peledak, dan pada kurun waktu 1896-1919 ia menjadi penasihat ilmiah di Trinity House. Pada tahun 1892-1901 Rayleigh menjadi seorang Letnan Lord dari Essex.

Penelitian awal Lord Rayleigh pada umumnya berkaitan dengan matematika, optik dan sistem-sistem yang bergetar, tetapi kemudian penelitiannya berkisar di hampir seluruh bidang fisika, meliputi suara, teori gelombang, pengamatan warna, elektrodinamika, elektromagnetika, hamburan cahaya, aliran fluida, hidrodinamika, kerapatan gas, viskositas, kapilaritas, elastisitas, dan fotografi. Kesabaran dan ketelitian percobaannya memungkinkan pembuatan standar resistansi, arus listrik, dan gaya gerak listrik; dan penelitian selanjutnya yang dikerjakannya difokuskan pada masalah-masalah kelistrikan dan kemagnetan. Lord Rayleigh merupakan seorang guru yang sangat cerdas dan, di bawah pengawasan aktif yang dilakukannya, Cambridge mengembangkan sistem pengajaran yang praktis dalam bidang fisika eksperimen, yang berkembang mulai dari sebuah kelas dengan lima atau enam siswa hingga menjadi sebuah sekolah lanjut yang diisi oleh sekitar tujuh puluh fisikawan eksperimental. Teori tentang bunyi yang dirumuskannya diterbitkan dalam dua volume selama tahun 1877-1878, dan hasil studi lain yang dilakukannya dilaporkan dalam makalah ilmiahnya –ada enam jilid yang diterbitkan selama 1889-1920. Rayleigh juga telah memberikan kontribusi pada eksiklopedi paling populer, Encyclopaedia Britannica.

Lord Rayleigh memiliki cita rasa gaya penulisan yang baik; setiap tulisan yang dibuatnya, bahkan pada subjek yang paling muskil sekalipun, merupakan sebuah model yang menunjukkan kejelasan dan kesederhanaan diksi yang digunakannya. Pada 446 makalah yang dicetak ulang dari kumpulan karya-karyanya dengan jelas menunjukkan bagaimana ia memiliki kemampuan memahami segala sesuatu sedikit jauh lebih mendalam dibandingkan dengan orang lain. Meskipun Rayleigh merupakan anggota dari Dewan Perwakilan para Lords, dia jarang ikut campur dalam perdebatan kecuali pada saat-saat tertentu, dan tidak pernah membiarkan urusan politik untuk turut campur dalam bidang ilmu pengetahuan. Rayleigh sangat menggemari berwisata, bermain tenis, fotografi dan musik, dan menjadikan kegiatan-kegiatan tersebut sebagai kegiatan rekreasinya.

Lord Rayleigh, seorang mantan Rektor Universitas Cambridge, adalah seorang hakim perdamaian dan penerima gelar kehormatan sains dan hukum. Dia adalah seorang anggota kehormatan dari Royal Society (1873) dan menjabat sebagai Sekretaris dari tahun 1885 sampai tahun 1896, serta sebagai Presiden dari tahun 1905 sampai pada tahun 1908. Dia adalah seorang penerima asli Order of Merit (1902). Lord Rayleigh dianugerahi Copley, Royal, dan Medali Rumford dari Royal Society, dan hadiah nobel fisika untuk tahun 1904 atas penelitiannya tentang kerapatan gas-gas yang paling umum serta atas penemuan argon dalam penelitian tersebut.

Pada tahun 1871 Lord Rayleigh menikah dengan Evelyn, adik calon perdana menteri Pangeran Balfour, putri dari pasangan James Balfour Maitland dan istrinya Blanche. Dari hasil pernikahan mereka, Lord Rayleigh memiliki tiga orang putra. Putra sulungnya kemudian menjadi Profesor Fisika di Imperial College of Science and Technology, London.

Pada tanggal 30 Juni 1919, Lord Rayleigh meninggal dunia di Witham, Essex.


Sumber:

The Nobel Prize in Physics 1904". Nobelprize.org. Nobel Media AB 2014. Web. 17 Apr 2015.

0 komentar :

Posting Komentar